Makanan Menempel Di Pipi Bayi: Ternyata Tidak Selalu Karena Alergi
Ada satu adegan yang sangat sering terjadi.
Bayi sedang makan.
MPASI berantakan ke mana-mana.
Sedikit di mulut.
Sedikit di meja.
Sedikit di baju.
Dan cukup banyak di pipi.
Lalu beberapa menit kemudian Mom melihat sesuatu.
Pipinya merah.
Dan pikiran langsung melompat ke kesimpulan yang paling menakutkan.
> "Jangan-jangan alergi."
Saya Juga Kaget
Ternyata banyak orang tua mengalami hal yang sama.
Begitu melihat kemerahan setelah makan, otak langsung menghubungkan dua kejadian tersebut.
Makan.
Lalu merah.
Berarti makanan penyebabnya.
Masuk akal.
Tetapi kehidupan nyata sering lebih rumit.
Open Loop Yang Membingungkan
Mengapa pipi merah hanya di area yang terkena makanan?
Mengapa bukan seluruh wajah?
Mengapa bagian dekat mulut lebih merah?
Mengapa kemerahan kadang hilang sendiri beberapa saat kemudian?
Pertanyaan-pertanyaan ini sering membuka petunjuk baru.
Ternyata Tidak Selalu Karena Alergi
Ini bagian yang penting.
Saat bayi makan, banyak hal terjadi secara bersamaan.
- Makanan menyentuh kulit
- Air liur meningkat
- Mulut dibersihkan berkali-kali
- Bayi menggosok wajah
- Tangan bayi menyentuh pipi
Karena itu, kemerahan yang muncul setelah makan tidak otomatis berarti alergi.
Angka Yang Mengejutkan
Coba perhatikan berapa kali area sekitar mulut dibersihkan dalam satu sesi makan.
Kadang:
- Dilap sebelum makan
- Dilap saat makan
- Dilap setelah makan
- Dilap lagi beberapa menit kemudian
